MGtbNGJ8Mqt9NaZ4MqN9MGRbMDcsynIkynwbzD1c

Artikel Mega Anindya: 3 Bekal Penting (Calon) Penulis

BLANTERLANDINGv101
5821456843096345225

Artikel Mega Anindya: 3 Bekal Penting (Calon) Penulis

 3 Bekal Penting (Calon) Penulis

Oleh: Mega Anindyawati

 


Beberapa orang ingin menjadi seorang penulis, namun mereka masih ragu untuk menjejakkan langkah di dunia kepenulisan. Ada yang merasa rendah diri, membandingkan dirinya dengan penulis lain. Ada yang sudah mundur terlebih dahulu sebelum 'berperang', dan beragam alasan lainnya. Sejatinya, tidak ada penulis hebat yang lahir tiba-tiba. Semuanya tentu melalui proses panjang dan berliku. Jika saat ini seseorang takut meyakinkan dirinya sendiri bahwa dia bisa menulis, maka dia sudah kehilangan satu kesempatan besar untuk menjadi bagian dari pengubah peradaban. Namun, ada tiga hal yang jika dimiliki oleh (calon) penulis, InsyaAllah akan menjadi bekal untuk menyelam di dunia literasi. Apa saja tiga bekal penting itu? Yuk, kita simak!

 

1. Motivasi

Motivasi adalah hal yang pertama dan menjadi landasan untuk memulai kiprah di dunia kepenulisan. Yang pertama kali harus dilakukan adalah memotivasi diri sendiri bahwa kita adalah seorang penulis. Hal tersebut akan membuat kita lebih percaya diri dan berani untuk menyuarakan pendapat lewat tulisan.

Langkah selanjutnya adalah menentukan motivasi menulis. Ada banyak motivasi seseorang untuk menulis. Entah itu sekedar hobi, mencari penghasilan tambahan, kepuasan pribadi, dll. Motivasi menulis yang paling utama adalah yang ditujukan sebagai dakwah, menyampaikan kebenaran. Sebagaimana perintah Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam dalam hadis beliau,

"Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat." (H.R. Bukhari).

Hadis beliau ini mengandung makna bahwa dakwah bukan hanya kewajiban para dai saja, tetapi semua umat Islam. Dengan dakwah ini diharapkan pesan positif yang kita sampaikan lewat tulisan mempunyai daya gugah yang akan menggerakkan lebih banyak orang untuk melakukan hal yang sama. Imbasnya, semoga menjadi ilmu jariah yang pahalanya akan mengalir hingga penulisnya sudah tiada nantinya.

 

2. Tetapkan tujuan

Selayaknya sebuah perjalanan, maka menulis pun harus memiliki tujuan (target). Memang sah-sah saja menulis tanpa target. Akan tetapi, hasil yang kita dapatkan akan lebih maksimal jika kita membuat target. Misalnya, kita ingin menulis empat buah buku dalam setahun. Untuk mempermudah merealisasikan target, bagi target besar tersebut ke dalam target-target kecil, seperti menulis 300 kata dalam sehari.

 

3. Konsistensi

Konsistensi inilah yang membedakan kualitas kita dengan penulis lainnya. Penulis yang baik harus konsisten membaca dan menulis. Penulis yang meluangkan waktu untuk membaca beberapa halaman dalam sehari akan memiliki tabungan kosakata yang lebih banyak. Mereka yang konsisten menulis ratusan kata dalam sehari akan memiliki kemampuan menulis yang semakin terasah. Hasilnya, saat menulis, diksi yang digunakan lebih menawan dan alur tulisannya pun enak dibaca.

 

Semoga dengan mengaplikasikan ketiga bekal di atas tulisan kita bertambah baik, dari segi kualitas dan kuantitas.

BLANTERLANDINGv101

Formulir Kontak Whatsapp×
Data Anda
Data Lainnya
Kirim Sekarang